29 April 2012

Positive Thinking To My Rabb


Mungkin Allah sedang memberikan waktu lebih untukku, untuk lebih banyak berpikir, untuk lebih banyak merenung, untuk lebih banyak menimbang sebelum mengambil keputusan. Bahkan, mungkin Allah juga memberikan waktu yang lebih banyak agar aku bisa beristirahat dengan tenang. Inilah hasil dari positive thinking kepada Allah SWT, dari segala peristiwa yang telah terjadi belakangan ini. Mulai dari akun socmed yang untuk kedua kalinya ter-suspend, meski pun aku tidak tahu kesalahan apa yang telah kulakukan hingga mendapat teguran keras dari admin socmed seperti itu, tubuh yang kurang fit, pikiran yang mulai sering tidak fokus, hingga beragam masalah genting lainnya.

Bila kita menerapkan positive thinking seperti ini kepada semua orang, terutama kepada Allah, maka semua energi negatif itu akan mengalir dan berubah menjadi energi positif yang justru membangkitkan semangat. Ingat dengan kalimat ini : “Aku mengikuti prasangka hamba-Ku”? Ya, kita harus selalu mengingatnya J

24 April 2012

Bahaya Bra Berkawat


Wanita mengenakan bra untuk mendukung dan membantu mengangkat serta membentuk payudara. Bra didesain dan dilengkapi dengan menggunakan kawat (wired bra) atau tanpa kawat (wireless bra) di bagian bawah cup-nya.

Hampir di semua informasi menyatakan bahwa bra berkawat akan membantu payudara wanita dalam keadaan tertopang dan terbentuk dengan baik. Hampir semua gerai saat ini dipenuhi oleh bra berkawat dengan bermacam-macam model pilihan.

22 April 2012

Sopan Santun dan Tata Krama Itu Untuk Semua Umur


Diberi hati malah minta jantung, orang sekarang memang tidak tahu diuntung. Sepertinya kalimat tersebut cukup menggambarkan apa yang sedang kami rasakan. Memang, tidak semua orang bersikap seperti itu, namun sebagian besar orang-orang yang bertandang atau meminta sesuatu seperti tidak mengerti sopan santun dan tata krama, bahkan lebih kepada tindakan “Belanda minta tanah”, astagfirullah…

20 April 2012

Pilihan Dalam Kesempatan


Kita tidak akan pernah mengetahui apakah pilihan yang akan kita ambil adalah pilihan yang terbaik dan kita tidak akan menyesalinya. Kita akan mengetahui apakah kita akan menyesalinya atau tidak setelah melewati masa tersebut. Pada dasarnya, sebelum kita mengambil dan membuat pilihan, kita akan dihadapkan pada banyak kesempatan, kesempatan yang jarang datang dua atau tiga kali menghampiri.

Pemilihan yang jeli akan meminimalisir penyesalan kita nantinya. Itu sebabnya kita sering dihadapkan pada beberapa pilihan dan kesempatan, agar kita bisa membandingkan pilihan mana yang terbaik dari pilihan lainnya, agar kita bisa melihat kesempatan mana yang paling menguntungkan dan sedikit membuat penyesalan.

Terkadang, kehadiran kesempatan itu sangat mengganggu, dengan segala pertimbangan yang menyelingkupinya atau pun rentetan penyesalan yang akan menyertainya. Kita selalu berada di dalam ruang ketakutan, sebuah ruangan yang berasal dari imajinasi kita sendiri, ketakutan yang akan tercipta ketika kita membayangkan masa depan, “Apakah aku akan menyesal?”

18 April 2012

Pekerjaan Paling Mulia


Jangan pernah memandang remeh pekerjaan seseorang, meskipun dia bekerja sebagai kuli bangunan atau bekerja di sebuah perusahaan megah atau bekerja sebagai seorang ibu rumah tangga biasa. Pada intinya sama, mereka bekerja membanting tulang dan menukarkan tenaga plus keringat untuk menghidupi dirinya sendiri dan keluarganya. Mereka semua pantas diberikan penghargaan, maka tidak sepantasnya kita mencibir apa pekerjaan mereka.

Bila kita tidak mengetahui secara pasti apa dan bagaimana pekerjaan mereka, sebaiknya kita diam, menutup dan mengunci mulut rapat-rapat. Mengapa? Karena bila kita membicarakan apa yang tidak kita ketahui secara pasti maka hanya akan menyebar fitnah dan menyakiti orang lain. Itu sebabnya pepatah kuno mengatakan kalau “diam itu emas” J

16 April 2012

Penggiat Pembagi Ilmu Pengetahuan

Siapa bilang kalau ilmu pengetahuan itu mahal harganya? Kalau berbicara tentang biaya pendidikan, memang sudah menjadi rahasia umum kalau terkenal mahal dan harus mengeluarkan uang yang tidak sedikit. Namun, apakah semua orang yang tinggal di Indonesia ini belum membuka matanya bahwa banyak penggiat-penggiat dan orang-orang yang tulus membantu memberikan beragam ilmu pengetahuan dalam bidang pendidikan apa saja secara gratis? J

Apakah mind set kita ini yang salah ya? Bila membaca sebuah info tentang seminar dan memungut bayaran, maka kita akan mengatakan “Ah, biayanya mahal” atau “Saya tidak punya waktu” sebagai kalimat penolakan, meskipun kita sendiri mengetahui bahwa materi yang disampaikan pada seminar itu sangat bagus sebagai ilmu pengetahuan tambahan, dan meskipun kita mengetahui kalau biaya yang dipungut tersebut adalah “dari kita, untuk kita dan kembali lagi ke kita”, namun tetap saja kita masih enggan untuk mengikutinya.


14 April 2012

Sidrom Lupa Hari


Entah sudah berapa lama saya mengidap penyakit ini, nama penyakit aneh yang saya sebut dengan Sidrom Lupa Hari. Semenjak saya memutuskan untuk resign dari pekerjaan dan memulai pekerjaan yang baru, yaitu pekerjaan yang sesuai dengan visi dan misi hidup saya. Banyak tujuan yang ingin saya capai dan wujudkan, yang membuat saya harus selalu fokus dan mengisi hari-hari dengan beragam eksplorer dan eksperimen, dengan berbagai ide dan kretivitas, dengan berbagai macam tekanan, dengan berbagai bentuk ketidakstabilan emosi, dengan dengan faktor lainnya.

Saya terbiasa hidup dengan cara sistematis dan terencana, sehingga jarang sekali merasa kebingungan mau menghabiskan hari dengan berbuat apa. Semuanya memiliki jadwal yang tersusun rapi di otak atau buku notes saya. Plan A, plan B, plan C, dan plan-plan sebagainya.

12 April 2012

Update Status Dulu Baru Menyelamatkan Diri


Saya memang tidak pantas untuk memberikan kalimat kritikan terhadap para pengguna socmed, namun saya merasa memiliki keharusan untuk memberikan sedikit himbauan kepada Anda semua, betapa tanpa kita sadari banyak orang telah mendewakan socmed, khususnya jejaring sosial.

Apapun yang terjadi dalam hidup pasti tersemat ke dalam update status atau time line, apakah itu hanya sekedar gosip, check in di tempat-tempat tertentu, sedang makan apa, sedang berada dimana,  dengan siapa, dan berbuat apa, semuanya akan terlihat di status orang-orang yang telah kecanduan socmed. Dan, Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki pengguna socmed terbesar di dunia, jadi tidak heran bila hal-hal kecil dan sepele tersebut memenuhi status-status di socmed.

11 April 2012

Rasa Nyeri yang Dapat Diatasi dengan Makanan


Orang kadang merasakan nyeri pada tubuhnya dan dapat mengganggu aktivitas sehari-harinya. Anda dapat mengatasi beberapa rasa nyeri dengan mengonsumsi beberapa jenis makanan tertentu yang dapat mengurangi rasa sakit.

Berikut ini 11 jenis kondisi tubuh yang dapat diatasi dengan makanan, yaitu :

9 April 2012

Hiruk Pikuk Semangat Pagi

Pagi ini seperti biasanya, kota Medan dipenuhi dengan geliat kesibukan para warganya, tidak ada yang aneh, semuanya tampak biasa saja. Namun, ketika saya mengamati kejadiannya satu per satu, terasa gairah kehidupan yang sangat luar biasa.

Mulai dari jalanan yang selalu ramai dipenuhi oleh kendaraan roda dua, tiga , empat hingga roda enam, mulai dari kendaraan pribadi, kendaraan sewa, angkutan umum, hingga kendaraan dinas, mulai dari emak-emak, bapak-bapak, anak-anak, kakak-kakak, abang-abang, semuanya tumpah ruah di jalan raya.

6 April 2012

Fenomena Komunitas


Semenjak dunia jejaring sosial dan social media merajalela dan menguasai seluruh isi dunia, banyak hal yang bermunculan, baik hal-hal positif maupun hal-hal yang negatif, saling tumpang tindih mencoba meraih tempat jawara yang menjadi trend topic.

Salah satu hal yang semakin berkembang saat ini adalah hadirnya beragam komunitas, mulai dari bidang  hobi, profesi, sosok motivator, makanan, minuman, brand produk, dan lain sebagainya. Akhir-akhir ini, komunitas sosok motivator dan brand produk menempati trend topic. Beragam akun bermunculan yang mengambil tema tentang kedua hal tersebut.

4 April 2012

Pengangguran?


Kalau sudah menjabat sebagai seorang pengangguran, apa saja yang dilakukan pasti salah di mata orang. Tidur salah, pergi salah, menulis di komputer salah, membaca salah, rasanya semua serba salah. Meskipun pengangguran itu telah menghasilkan suatu karya yang bermanfaat bagi orang lain, meskipun pengangguran itu menjadi seorang aktivis kesehatan, meskipun pengangguran itu berbagi pengetahuan kepada orang lain, meskipun pengangguran itu masih berusaha membangun sebuah usaha, dan meskipun banyak kebaikan yang disebarkannya tapi bila jabatannya masih sebagai seorang PENGANGGURAN ya tetap saja banyak orang masih memandang sebelah mata.

Menjadi seorang pejabat pemerintah atau karyawan swasta adalah sosok yang hebat dimata orang-orang. Kalau dipikir-pikir, apa hebatnya, toh bekerja dan menguras tenaga plus pikiran untuk orang lain. Sedangkan kalau membangun usaha sendiri, justru menjadi bos dan karyawan sekaligus. Jadi, mana yang lebih hebat?

Pemikiran orang masih saja picik dan naïf seperti itu, terlalu memandang remeh terhadap orang-orang yang pengangguran, meskipun mereka telah berusaha dan bekerja dengan caranya sendiri. Tuhan itu telah menjamin rezeki bagi setiap makhluk hidup, maka, siapa yang berusaha, bekerja keras dan berikhtiar, Insya Allah akan mendapatkan hak rezekinya. Jadi, tidak ada alasan menyakitkan bagi sosok pengangguran selama dia masih mau berusaha.

Salam semangat inspirasi J


030412

2 April 2012

Mengapa Pengobatan China Mengalahkan Pengobatan Tradisional?


Akhir-akhir ini, semakin banyak iklan yang menyeruakan tentang pengobatan alternatif dengan metode tradisional yang berasal dari negeri China. Memang, tidak salah pepatah yang mengatakan “Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China”, karena terdapat banyak ilmu di sana, khususnya ilmu tentang pengobatan alternatif yang menggunakan bahan-bahan herbal.

Etnis China memang terkenal dengan ramuan obat-obatan herbalnya, orang yang mengobati dengan ramuan herbal ini biasanya disebut dengan Shinsei. Tempat praktek Shinsei pun mencapai berbagai daerah dan selalu ramai di kunjungi, baik oleh etnis China itu sendiri maupun etnis lainnya. Berbagai macam penyakit katanya bisa disembuhkan dengan ramuan herbal mereka, dan sedikit banyak juga telah banyak orang yang membuktikan khasiat pengobatan herbal ini.

ShareThis