![]() |
| Sumber Gambar |
Beberapa hari ini, ibukota
Indonesia, yaitu Jakarta, sedang dilanda banjir bandang, banjir besar-besaran.
Berbagai simpati dan bantuan datang untuk menolong para korban, tetapi banyak
juga yang menjadikan bencana ini sebagai gurauan. Ah, rasanya tidak etis
menertawakan atau sekedar menyengir melihat bencana ini.
Apa yang terjadi mungkin
adalah bentuk kekecewaan sungai kepada kita. Sungai membludak dan ingin
mengembalikan sampah-sampah kepada pemiliknya. Kesadaran untuk membuang sampah
pada tempatnya memang masih sangat memprihatinkan. Bukankah tempat-tempat
(tong-tong) sampah sudah tersedia di berbagai tempat umum? Tetapi mengapa sulit
sekali bagi kita untuk meletakkan bungkusan bekas pakai ke tempat yang
seharusnya (tong sampah)?



