2 April 2014

Kompetisi Kesombongan

Setiap orang menyandang status sebagai seorang “pelajar”, meskipun dia telah menyelesaikan pendidikan formal atau non-formalnya. Pelajar disini dalam artian belajar dari proses kehidupan. Ya, kita semua adalah pelajar abadi sampai keabadian itu sendiri yang merenggutnya.

Tidak bisa dipungkiri dalam sebuah majelis pembelajaran yang memiliki banyak pelajar, kita akan menemukan banyak getaran kompetisi. Merasa diri paling bagus, paling hebat, paling berpengalaman, paling tahu, paling mengerti, dan paling lainnya. Kompetisi itu sendiri pada dasarnya baik untuk perkembangan kita, namun jangan sampai jatuh ke dalam jurang kesombongan atau keangkuhan.

1 April 2014

Semangat Baru!

Sumber
Sudah tanggal 1 April 2014 ternyata.... Hhmmm... sudah berapa lama ya saya tidak berkecimpung di dunia blog dan dunia menulis...

Selama ini tentu saja ada banyak cerita dan kisah yang telah saya alami. Sama seperti kebanyakan orang pada umumnya yang memiliki beragam kisah, mulai dari sedih hingga bahagia. Pada intinya, semua orang pasti akan mengalami perubahan, apakah perubahan itu baik baginya atau justru sebaliknya, hasilnya sesuai dengan keputusannya sendiri.

Yah, di sinilah saya. Kembali memendam kerinduan akan tarian si jemari. Kembali mendambakan kemelut kata-kata yang penuh arti. Kembali menghadirkan beragam warna untuk dibagikan kepada sesama.

Ah... waktu yang begitu lama akan kevakuman ini membuat saya mulai merasa "kaku" menggunakan jemari untuk merangkai kata. Semoga komitmen ini tetap saya jalankan dengan istiqomah untuk tetap bersikeras meluangkan waktu untuk menulis dan mengasah ilmu.

Terlalu banyak hal yang ingin saya kerjakan tapi tetap saja masih terlalu banyak alasan untuk menundanya, hehehe.... Baiklah, semoga besok saya masih setia dengan komitmen untuk menulis lagi. Bismillah...


-010414-

26 November 2013

Kebiasaan Orang Tua yang Menghasilkan Perilaku Buruk Pada Anak

Berikut akan disajikan beberapa kebiasaan orang tua, yang mungkin tidak kita sadari ternyata telah membentuk karakter yang negatif sehingga kita sebagai orang tua kesulitan dalm mendidik anak-anak kita yang perilakunya tidak bisa diatur.

Kebiasaan 1 :
Raja yang tak pernah salah
Sewaktu anak kita masih kecil dan belajar jalan, tidak jarang tanpa sengaja menabrak kursi/meja. Lalu menangis. Umumnya yang dilakukan orang tua agar tangisan anak berhenti adalah dengan memukul kursi/meja, sambil mengatakan, “Siapa yang nakal ya? Ini sudah Papa/Mama pukul kursi/mejanya…sudah cup…cup…diem ya…” Akhirnya si anak pun terdiam.

31 Oktober 2013

Sekuntum

Kutipan sebuah kisah tentang jodoh yang memberikan hikmah...

Rahasia Allah di Balik Jodoh
Saya tidak tahu apakah saya yang terlalu lugu atau bodoh untuk merasakan perasaan cinta. Saya juga tidak tahu apakah saya harus memilih antara berbakti kepada orang tua atau mengikuti kata hati saya. Dan saat ini, setelah berbagai konflik hati, perasaan dan pemikiran, saya harus bisa berbakti kepada orang tua dan juga mengikuti kata hati saya dalam memilih calon suami.

21 Oktober 2013

Idealisme Penulis di Ajang Perlombaan

Akhir-akhir ini saya mulai aktif menulis lagi. Benar-benar sangat aktif menulis, atau lebih tepatnya mengikuti berbagai perlombaan menulis, baik itu sekedar membuat puisi, cerpen atau artikel yang bersifat narasi deskriptif. Awalnya hanya iseng sebagai pelampiasan kebosanan atau mengisi waktu luang, tapi lama-lama saya jadi ketagihan untuk menulis dan mengikuti berbagai perlombaan menulis. Saya seperti menemukan passion lagi.

ShareThis