Beberapa saat yang lalu saya membuat sebuah tulisan yang bersifat reportase tentang Pernikahan Unik JaBat (Jawa-Batak). Untuk tulisan kali ini saya akan menuliskan reportase kembali tentang pernikahan unik yaitu Pernikahan JaCin (Jawa-Cina).
Tulisan ini tidak bermaksud untuk menyinggung masalah SARA, namun justru menitikberatkan kepada keragaman etnis dan budaya yang tergabung dalam tali pernikahan. Dimana pernikahan itu sendiri tidak memandang usia, suku bangsa, agama dan etsis, karena cinta dan kasih sayang yang menjadi dasar sebuah hubungan suci pernikahan.


