Kemarin, saya telah membuat salah seorang sahabat saya menangis. Bukan karena kesalahan yang saya lakukan, bukan karena menyakiti hatinya, bukan karena mengkhianatinya, dan bukan karena alasan lainnya. Tapi, karena saya memberitahukan penyakit yang masih saya idap saat ini, yaitu kanker payudara. Saya lupa memberitahunya dan dia hanya bisa menangis ketika mengetahuinya.
Akhirnya, saya bercerita panjang lebar tentang penyakit ini. Dari awal mula saya mengetahuinya melalui SADARI (Periksa Payudara Sendiri) hingga seluk beluk kebandelan saya yang masih melanggar pantangan makanan. Dia masih tidak percaya dan bertanya apakah saya bercanda, tentu saja tidak, karena inilah faktanya.



