29 Februari 2012

Bintil Kecil Itu Bernama Montgomery


Tahukah Anda, apa nama dan fungsi benjolan atau bintil kecil di areola payudara Anda? Nama kelenjar itu adalah kelenjar Montgomery. Nama tersebut diambil dari nama William F. Montgomery, seorang dokter kandungan asal Irlandia (1797 – 1859).

Kelenjar Montgomery adalah kelenjar sebasea yaitu kelenjar yang mengandung lemak di areola dan puting Anda. Kelenjar membuat sekresi berminyak (cairan lipoid) yang berfungsi untuk menjaga aerola dan puting agar selalu terlumasi, terlindungi dari kekeringan dan bakteri. Itu sebabnya kulit di sekitar aerola terasa lembut.

Jumlah kelenjar Montgomery pada manusia bervariasi, mulai dari 4 sampai 28 buah tiap payudara. Dokter Montgomery awalnya menjelaskan kalau kelenjar ini sebagai “kumpulan miniature puting yang tersebar di jalan susu”

Kelenjar pada aerola payudara ini akan melakukan fungsi maksimalnya saat seorang ibu menyusui anaknya. Cairan berminyaknya akan melumasi payudara agar tidak lecet saat payudara dihisap bayi. Sekresi dari bintil-bintil kecil di puting dan aerola mampu memberikan pelumasan dan perlindungan terhadap infeksi, hal yang sangat berguna bagi ibu menyusui.


Sebenarnya kelenjar Montgomery ini adalah kelenjar keringat yang “dimodifikasi” oleh Allah SWT untuk menghasilkan sekresi yang bertindak sebagai pelumas, khususnya saat ibu menyusui. Di permukaan kulit, ujung kelenjar Montgomery berwujud bintil-bintil kecil yang disebut tuberkel Montgomery. Benjolan bulat kecil ini dapat ditemukan di areola dan puting. Bintil ini akan terbuka dan menyembul ketika puting irangsang. Tuberkel menjadi lebih jelas selama masa kehamilan.

Kelenjar sebaceous ini memproduksi, mengeluarkan pelumas dan zat pelindung, mengubah pH kulit serta menghambat pertumbuhan bakteri (Williams-1992). Pelumasan yang terjadi akan menjaga kulit tetap sehat dan aerola tetap elastis. Kelenjar ini juga mengeluarkan sejumlah kecil susu (Lawrence-1995).

Untuk menjaga fungsi antibakteri tuberkel Montgomery ini Anda dapat membilasnya dengan air bersih saat mandi, cara itu sudah cukup untuk menjaga kebersihan dan fungsinya. Penggunaan sabun pada payudara sebenarnya tidak diperlukan, karena justru akan menghilangkan minyak pelindung yang ada pada aerola dan Montgomery.

Dalam banyak kasus bedah kosmetika payudara, pasien meminta dokter untuk mengurangi atau menghilangkan bintil Montgomery, alasannya karena bintil-bintil itu tidak indah dipandang mata. Jika saja mereka mengetahui apa maksud Allah sesungguhnya mengapa menciptakan bintil-bintil itu... Terkadang wanita memang lebih perduli terhadap kecantikannya daripada kesehatannya. Maka, bersyukurlah selalu kepada Allah SWT, karena Dia telah menciptakan tubuh ini dengan segala kerumitan dan fungsinya, Subhanallah...

Sumber :

2 komentar:

adinn20 mengatakan...

apakah ini bukan gejala kanker? kenapa hanya sebagian (beberapa) wanita saja yg memiliki ini?

Heni Sunika mengatakan...

Subhanallah

Posting Komentar

ShareThis