21 Januari 2012

Hal-Hal Penting yang Harus Dilakukan Agar Terhindar Dari Kanker Payudara


Memahami faktor-faktor gaya hidup yang dapat mempengaruhi resiko kanker payudara dan cara yang dapat dilakukan untuk tetap sehat dapat mengurangi resiko kanker tersebut. Fakto-faktor apa saja yang dapat dikontrol untuk mengurangi resiko kanker payudara?

Pencegahan kanker payudara dapat dimulai dengan kebiasaan yang sehat, seperti membatasi jumlah minuman alkohol dan tetap aktif secara fisik. Pencegahan kanker payudara dimulai dengan berbagai faktor yang dapat dikontrol, yaitu :

1.       Batasi Jumlah Konsumsi Minuman Beralkohol
Semakin banyak alkohol yang dikonsumsi, maka semakin besar resiko mengembangkan kanker payudara. Jika memilih untuk meminum minuman beralkohol, termasuk bir, anggur atau minuman keras, maka batasi tidak lebih dari satu gelas sehari. Faktor pertama ini mungkin lebih umum dilakukan oleh wanita dari luar negeri yang terbiasa mengonsumsi minuman beralkohol.

2.       Kontrol Berat Badan
Kelebihan berat badan atau obesitas dapat meningkatkan resiko kanker payudara. Hal tersebut dapat benar-benar terjadi jika obesitas datang menghampiri di kemudian hari, terutama setelah menopause.

3.       Memperbanyak Aktivitas Fisik
Menjadi aktif secara fisik dapat membantu mempertahankan berat badan yang sehat. hal tersebut pada gilirannya dapat membantu mencegah kanker payudara. Untuk orang dewasa yang sehat, Department of Health anf Human Services merekomendasikan aktivitas aerobik sedang seperti jalan atau berenang, setidaknya 150 menit seminggu. Atau sekitar 75 menit aktivitas aerobik kuat, seperti berlari, di samping latihan kekuatan, setidaknya 2 kali seminggu. Jika Anda baru memulai program aktivitas fisik, mulailah dengan cara perlahan dan bangunlah intensitas secara bertahap.

4.       Menyusui
Menyusui juga dapat memuliki peran dalam pencegahan kanker payudara. Semakin lama menyusui, maka semakin besar efek protektif dari kanker payudara.

5.       Hentikan Terapi Hormon
Terapi kombinasi hormon dalam jangka panjang dapat meningkatkan resiko kanker payudara. Jika mengambil terapi hormon untuk gejala menopause, maka tanyakan dokter mengenai pilihan lain. Gejala terapi non hormonal mungkin dapat dikelola seperti aktivitas fisik. Jika memutuskan bahwa manfaat jangka pendek terapi hormon lebih besar daripada resikonya, maka pertimbangkan untuk menggunakan dosis terendah yang efektif untuk gejala-gejala yang timbul dan berencana untuk menggunakannya hanya sementara.

6.       Hindari Paparan Polusi Lingkungan
Beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kanker payudara dan paparan hidrokarbon aromatik polisiklik yang ditemukan di knalpot kendaraan dan polusi udara. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memperkuat hasil penelitian tersebut.

Sumber : detik-health.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ShareThis